Kamis, 18 Oktober 2018
Selasa, 28 Agu 2018, 00:43:05 WIB, 45 View Administrator, Kategori : Berita Kominfo

Sungailiat – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka minta masyarakat jangan khawatir untuk memberikan imunisasi Measles Rubella (MR)atau lebih dikenal dengan Campak dan Rubella kepada sang buah hatinya. Hal tersebut menurutnya karena Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa Mubah Nomor 33 Tahun 2018 tentang Pengunaan Vaksin MR (Measles Rubella) Produk dari Serum Institute of India (SII) untuk Imunisasi.

Hal tersebut seperti dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then, Sabtu (25/08/18) saat ditemui diruangannya.

“Diharapkan jangan ragu-ragu untuk melakukan imunisasi. Jadi seperti kita tahu bahwa tanggal 21 bulan Agustus kemarin MUI telah mengeluarkan fatwa no 33 tahun 2018 yang menyatakan bahwa para ulama bersepakat untuk memperbolehkan, hukumnya mubah menggunakan vaksin MR,”ungkap Then.

Lebih lanjut Then mengatakan poin- poin dasar MUI menyatakan bahwa Vaksin MR tersebut mubah adalah karena ada kondisi keterpaksaan (darurat syar’iyyah), belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci dan ada keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi.

“Adapun poin Vaksin MR yang merupakan produk dari Serum Institut Of India untuk program imunisasi ini yang hukumnya mubah oleh MUI karena adanya kondisi keterpaksaan (darurat syar’iyyah), belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci, ada keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi,” pungkasnya.

Tak lupa Then kembali mengingatkan kepada masyarakat bahwa jadwal imunisasi selama bulan Agustus dengan mendatangi sekolah-sekolah yang ada di Bangka dan pada bulan September dengan mengadakan Posko-Posko di Rumah Sakit, Puskesmas dan Posyandu.

“Agustus ini kita di sekolah, Septembernya kita ke Posko-Posko namun apabila ada sekolah yang belum terimunisasi maka akan kita lanjutkan ke Septembernya. Harapan sampai target seratus persen,”tutupnya. (Pemkab Bangka).





Tuliskan Komentar