Kamis, 18 Oktober 2018
Rabu, 04 Jul 2018, 02:18:52 WIB, 203 View Administrator, Kategori : Berita Daerah

Sungailiat –  Untuk meningkatkan pemahaman Aparatur Desa terhadap Pengelolaan Layanan Informasi dan Dokumentasi, Dinask Komunikasi Informatika dan Statistik melaksanakan kegiatan Sosialisasi kepada seluruh Aparatur Desa Se Kabupaten Bangka.

Hal ini seperti yang  disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Bangka, Ir. Asmawi Alie, MT, Senin (25/06/18).

“Jadi kita akan melakukan sosialisasi PPID untuk Kelurahan dan Desa se Kabupaten Bangka yakni 8 Kecamatan ya yang ada di Kabupaten Bangka. Tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahan Desa dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat melalui peran dan tanggung jawab Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi. Sosialisasi tersebut akan kita laksanakan selama delapan hari ya dengan masing-masing satu hari satu Kecamatan, kita mulai pada hari Senin 25 Juni 2018 di Kecamatan Bakam,” ungkap Asmawi.

Lebih lanjut Asmawi menambahkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, meyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia, seperti yang tertuang dalam Pasal 28 F UUD 1945.

“Sesuai dengan Pasal 28 F UUD 1945 tentang Keterbukaan Informasi Publik bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, meyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia,”pungkas Asmawi.

Sementara itu dalam pelaksanaan Sosialisasi di Kecamatan Bakam, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dinkominfotik, Suryani S.Sos, Msi memaparkan latar belakang pelaksanaan pengelolaan layanan informasi dan dokumentasi di pemerintahaa daerah.

Menurut Suryani Keterbukaan Informasi Publik dilaksanakan untuk menciptakan penyelenggaraan Negara yang baik, transparan, efektif dan efisien akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Dengan dilaksanakannya keterbukaan informasi publik ini tidak ada lagi yang ditutup-tutupi sehingga masyarakat dapat mengontrol pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari dana negara. Kecuali memang informasi-informasi yang berdasarkan undang-undang harus dirahasiakan,” jelasnya dihadapan Paratur Desa Se Kecamatan Bakam.

Selanjutnya Kegiatan Sosialisasi akan dilaksanakan di 8 Kecamatan, dengan mengundang seluruh Aparatur Desa dan Kelurahan yang ada di masing-masing Kecamatan sesuai jadwal yang telah direncanakan. (Pemkab Bangka).





Tuliskan Komentar