Kamis, 29 Oktober 2020
Selasa, 11 Agu 2020, 07:00:35 WIB, 39 View Administrator, Kategori : Berita Daerah

Merawang - Ratusan pesepeda yang terdiri dari pegawai di Lingkungan Pemkab Bangka serta komunitas sepeda lainnya bersepeda dan melakukan penanaman pohon manggrove di seputaran Pantai Batu Ampar Desa Air Anyir Kecamatan Merawang, Sabtu (8/8/2020).

Dengan rute temupuh kurang lebih 17 kilometer dari Rumah Dinas Bupati Bangka hingga Pantai Batu Ampar tidak membuat surut semangat untuk dilanjutkan penanaman manggrove. Penanaman tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Manggrove Sedunia yang jatuh pada tanggal 8 Agustus.

Kegiatan yang terlaksana berkat dukungan dan peran serta dari komunitas pecinta lingkungan juga melibatkan para masyarakat serta para relawan lainnya. Berbagai komunitas seperti Kesatuan Pengelola Hutan (KPH), Becak Babel, Tani Hutan Timur Bersinar serta Dinas Lingkungan Hidup juga turut serta dalam penanaman manggrove.

Dikatakan Bupati Bangka, kegiatan Gowes Bangka Setara yang kerap dilaksanakan Pemkab Bangka akan berupaya memberikan dampak bagi masyarakat. Sehingga bukan hanya sekedar rombongan bersepeda yang hanya untuk berwisata semata.

"Kegiatan gowes bangka setara ini bukan hanya euforia semata, melainkan juga memberikan manfaat dan kontribusi langsung kepada masyarakat. Jadi masyarakat akan merasakan dampaknya," ujar Bupati Bangka, Mulkan SH MH.

Berbagai kegiatan sosial terah direncanakan Pemkab Bangka guna memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat. Sedangkan dana bantuan nantinya akan dikumpulkan dari iuran anggota dan akan disalurkan saat melakukan gowes bersama.

"Kegiatan sosial nantinya bukan hanya penanaman manggrove saja. Tetapi kedepannya kita akan mencoba bedah rumah dengan membantu masyarakat apabila lantai, dinding atau atap rumahnya yang tidak layak lagi. Sedangkan dananya akan kita himpun dari anggota," ungkapnya.

Berbagai komunitas pesepeda juga turut serta dalam kegiatan Gowes Bangka Setara. Diantarantya yaitu Gema Bangka Bike (GBB), Belinyu Gowes Bedepe (BGB), PKK Bangka, Pister, serta pesepeda lainnya.

Sementara itu, penanaman manggrove ditargetkan sebanyak 500 bibit pohon. Diperkirakan membutuhkan waktu dua atau tiga tahun sejak penanaman untuk merasakan dampak dari penanaman mangrrove tersebut.

Penyuluh Kehutanan, Ade Irma Sembiring menyampaiakan timnya bersama komunitas Tani Hutan Timur Bersinar akan menjaga dan melakukan perawatan bagi manggrove yang telah ditanam.

"Kami bersama Tani Hutan Timur Bersinar ini juga telah menanam sebanyak 40 hektar. 20 hektar ditanam pohon jambu mede dan 20 hektar lainnya ditanami manggrove. Harapan kami dengan lingkungan yang lestari ekonomi masyarakat dapat berseri," ujar Ade. (Dinkominfotik)





Tuliskan Komentar